Pendidikan Karakter Pada Anak Usia Dini
Anak pada usia dini sedang dalam pertumbuhan dan
perkembangan baik secara fisik maupun mental. Alangkah baiknya orang tua selalu
memberikan arahan dan pengawasan. Pada masa usia dini, anak akan lebih banyak
menyerap dan menangkap pengetahuan-pengetahuan yang diberikan kepadanya,
alangkah baiknya jika disertai dengan penanaman nilai-nilai karakter dalam diri
anak khususnya karakter Islam. Jika penanaman karakter sejak dini sudah
dialakukan baik dalam lingkungan keluarga maupun sekolah, maka akan
terbentuklah moral dan akhlak yang baik. Usia dini merupakan masa kritis bagi
pembentukan karakter, yaitu pada usia 2 tahun anak ketika anak sudah
mendapatkan cinta dari orangtua, maka anak akan lebih mudah untuk dibentuk
menjadi manusia yang berakhlak mulia. Pendidikan karakter pada masa usia dini
adalah upaya meletakkan pondasi karakter (Damayanti, 2014:19).
Pendidikan karakter bagi anak usia dini dimaksudkan
untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan supaya dapat menjadi kebiasaan ketika
kelak dewasa atau pada jenjang pendidikan selanjutnya. Menurut Mulyasa dalam
Fadlillah (2014:44) pendidikan karakter bagi anak usia dini mempunyai makna
yang lebih tinggi dari pendidikan moral karena tidak hanya berkaitan dengan
masalah benar salah, tetapi bagaimana menanamkan kebiasaan tentang berperilaku
yang baik dalam kehidupan sehingga anak memiliki kesadaran dan komitmen untuk
menerapkan kebajikan dalam kehidupan sehari-hari. Selanjutnya Menurut Zubaedi
(2011:6) karakter seseorang yang positif atau mulia, akan menjadikan mengangkat
status derajad yang tinggi dan mulia bagi dirinya.
Menurut Wibowo (2013:11), proses perkembangan dan pembentukannya,
karakter seseorang dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor lingkungan
(nurture) dan faktor bawaaan (nature). Faktor lingkungan/masyarakat sangat
mempengaruhi dalam perkembangan karakter anak, karean kegiatan sehari-hari
seperti bermain, bergaul, dan berkomunikasi terjadi didalam
lingkungan/masyarakat. Ketika dilingkungan anak akan mengalami masa-masa
perkembangan, dan tanggung jawab akan tertanam didalamnya. Akan tetapi
lingkungan juga dapat menjadikan akhlak dan moral anak menurun dikarenakan
lingkungan yang berada di sekitarnya tidak baik, sehingga dapat meghawatirkan
karakter anak.
Nice Info :)
BalasHapus